Berita

Jum'at, 06 Januari 2017 12:46:03

CIA Pastikan Rusia Terlibat dalam 'Pembobolan' Data Pilpres AS

Internasional

bbc.com

Ilustrasi Pipres AS

BACAINI, Jakarta - Badan intelijen Amerika Serikat, CIA, memastikan Rusia terlibat dalam peretasan selama masa pemilu presiden Amerika Serikat lalu.

Seperti dilaporkan Reuters Jumat (6/1), seorang pejabat CIA yang menolak disebutkan namanya mengatakan bahwa data yang diretas Rusia dari Komite Demokrat Nasional (DNC) dan ketua tim pemenangan kampanye Hillary Clinton, John Pondesta, diserahkan kepada WikiLeaks atas arahan Presiden Vladimir Putin.

Dalam beberapa kasus, sejumlah data diserahkan oleh GRU, intelijen militer Rusia, kepada WikiLeaks melalui pihak ketiga. “Sehingga sumber data akan sulit dilacak. Hal ini dilakukan olah semua intelijen dunia, termasuk Amerika Serikat,” kata sang pejabat tersebut.

Itu sebabnya, kata sang pejabat tadi, pendiri WikiLeaks, Julian Assange, dengan tegas menyatakan Rusia bukanlah sumber bocoran data mereka. 

Data terbaru ini telah disajikan kepada Presiden Barack Obama pada Kamis lalu, dan akan dilaporkan kepada Presiden Terpilih Donald Trump Jumat waktu Amerika Serikat.

Baik Rusia maupun Trump berulang kali menepis kabar bahwa Rusia membantunya membocorkan data selama pemilu presiden sehingga ia dapat mengalahkan rivalnya, Hillary.

“Namun sejak Oktober lalu kami sudah dapat memastikan Rusia memang membantu memenangkan Trump.” ujar sumber tersebut.

Detail mengenai laporan ini juga disampaikan Direktur CIA, James Clapper, dalam rapat dengan Senat pada Kamis lalu. Terkait dengan skandal dugaan peretasan itu, Obama mengusir 35 diplomat AS untuk kembali ke Moskow.

Trump pada Rabu (3/1) lalu berkicau di Twitter tentang isu peretasan itu, dengan mengatakan “pendiri WikiLeaks Julian Assange mengatakan 'seorang anak berusia 14 tahun pun bisa meretas akun Podesta.' Mengapa DNC begitu ceroboh?"

Trump juga mengutip Assange ketika mengatakan kepada stasiun televisi Fox News bahwa liputan media tentang isu ini “sangat tidak jujur.” “Ini benar-benar standar ganda. Media, seperti biasa, meloloskannya."
 


Sumber : Tempo.co





Peringatan : Komentar di bawah ini diluar tanggung jawab Bacaini.com !

Comments



Terpopuler
Copyright © 2014 BACAINI.COM. All Rights reserved.
free website hit counter